HUT TNI ke-81, Rizal Malin Kayo Angkat Peran Jurnalis sebagai Pejuang Demokrasi dan Bela Negara
Rizal Malin Kayo Jurnalist Minang bersama TNI dan Kader Bela Negara dari SENKOM.
JATENG NEWS | KLATEN — Semangat nasionalisme dan kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) menjadi bagian dari kunjungan SENKOM MITRA POLRI ke Koramil 04/Pedan, Kodim 0723/Klaten, Minggu (4/10/2026), menjelang HUT ke-81 TNI.
Koramil 04/Pedan merupakan Komando Rayon Militer di bawah jajaran Kodim 0723/Klaten, Korem 074/Warastratama, Kodam IV/Diponegoro. Kunjungan tersebut menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat komunikasi dan kemitraan dengan jajaran TNI di wilayah kewilayahan.
Bagi Rizal Putra Milda atau Rizal Malin Kayo, jurnalis asal Bukittinggi yang turut hadir dalam kunjungan tersebut, momentum HUT TNI bukan sekadar peringatan institusi, tetapi juga kesempatan untuk mengenang panjangnya sejarah perjuangan anak bangsa dalam mempertahankan kemerdekaan.
Sebagai Putra Asli Minangkabau, Rizal melihat hubungan dengan TNI sebagai bagian dari semangat pengabdian kepada bangsa sekaligus penghormatan terhadap sejarah panjang perjuangan masyarakat Minangkabau dalam perjalanan Republik Indonesia.
Menurut Rizal, sejarah Indonesia tidak hanya mencatat putra-putri Minangkabau sebagai pejuang di medan perjuangan, tetapi juga sebagai negarawan, intelektual, prajurit dan pejuang pers yang ikut membangun kesadaran kebangsaan.
“Dari Ranah Minang lahir banyak tokoh yang memberikan sumbangsih besar bagi Indonesia. Semangat perjuangan itu tidak berhenti pada generasi terdahulu. Hari ini semangat tersebut dapat diteruskan melalui pengabdian sesuai profesi dan bidang masing-masing,” ujar Rizal.
Semangat tersebut juga tercermin dalam sejarah panjang pers Indonesia. Jauh sebelum Rizal Malin Kayo aktif di dunia media massa, Sumatera Barat telah melahirkan tokoh-tokoh pers yang kiprahnya dikenal secara nasional.
Salah satunya Rohana Kudus dari Koto Gadang, Agam, yang mendirikan surat kabar Soenting Melajoe pada 1912 dan kemudian ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional.
Ada pula Djamaluddin Adinegoro, tokoh pers kelahiran Talawi, Sawahlunto, yang menjadi salah satu nama penting dalam perkembangan jurnalistik Indonesia.
Tradisi tersebut kemudian diteruskan oleh sejumlah jurnalis berdarah Minangkabau yang berkiprah di tingkat nasional. Nama Rosihan Anwar, misalnya, dikenal sebagai wartawan senior yang memiliki perjalanan panjang dalam dunia pers Indonesia.
Karni Ilyas juga menjadi salah satu contoh jurnalis senior berdarah Minangkabau yang kiprahnya menasional. Putra Balingka, Kecamatan IV Koto, Kabupaten Agam, tersebut dikenal luas melalui perjalanan panjangnya di dunia jurnalistik dan program Indonesia Lawyers Club atau ILC yang menjadi salah satu ruang diskusi publik yang sangat dikenal masyarakat.
Selain itu, terdapat Desi Anwar yang dikenal sebagai jurnalis, pembawa berita dan pewawancara senior di berbagai media nasional. Ada pula Khairul Jasmi, jurnalis kelahiran Sumatera Barat yang memiliki perjalanan panjang di dunia pers nasional dan pernah dipercaya memimpin redaksi Harian Singgalang.
“Dan tentu masih banyak lagi jurnalis berdarah Minang yang telah mengharumkan nama daerah di tingkat nasional. Ini menunjukkan bahwa tradisi intelektual dan jurnalistik Ranah Minang memiliki sejarah panjang,” ujar Rizal.
Menurutnya, keberadaan para jurnalis tersebut membuktikan bahwa perjuangan tidak selalu dilakukan dengan senjata. Dalam konteks kehidupan demokrasi, informasi, tulisan dan fakta juga memiliki peran penting.
“Jurnalis adalah salah satu bagian penting dari demokrasi. Mereka bekerja dengan pena, kamera, mikrofon dan fakta. Karena itu saya menyebut para wartawan sebagai pejuang tinta.
Kalau para pejuang terdahulu berjuang mempertahankan kemerdekaan, maka pejuang tinta memiliki tanggung jawab menjaga ruang informasi agar masyarakat memperoleh pengetahuan dan dapat memahami berbagai persoalan bangsa,” jelasnya.

Jurnalis dan Kader Bela Negara
Menariknya, bagi Rizal Malin Kayo, dunia kewartawanan dan bela negara bukanlah dua hal yang harus dipisahkan.
Rizal juga tercatat sebagai salah satu kader bela negara di lingkungan SENKOM MITRA POLRI, yang menjalankan kemitraan dengan Kementerian Pertahanan RI dalam bidang Pembinaan Kesadaran Bela Negara.
Kemitraan tersebut dituangkan dalam Kesepakatan Bersama antara Kementerian Pertahanan Republik Indonesia dengan Sentra Komunikasi Mitra POLRI tentang Pembinaan Kesadaran Bela Negara dengan Nomor: MOU/01/II/2021 dan Nomor: KEP-108/PP.SK-MP/MOU/II/2021.
Bagi Rizal, keberadaan MoU tersebut menjadi salah satu landasan bahwa pengabdian kepada negara dapat dilakukan melalui berbagai bidang, termasuk dunia kewartawanan dan kegiatan bela negara.
“Bagi saya, perjuangan demokrasi dan bela negara dapat berjalan berdampingan. Dunia kewartawanan memiliki tanggung jawab menyampaikan informasi berdasarkan fakta, sedangkan kader bela negara memiliki tanggung jawab menumbuhkan kesadaran kebangsaan, kecintaan kepada tanah air dan menjaga persatuan,” katanya.
Menurut Rizal, kedua bidang tersebut bahkan dapat saling memperkuat. Jurnalis dapat berkontribusi melalui informasi yang mencerdaskan masyarakat, sementara semangat bela negara dapat menjadi landasan moral untuk menjaga persatuan, ketahanan sosial dan kepentingan bangsa.
“Menjadi jurnalis bukan berarti kehilangan jiwa nasionalisme. Justru dengan profesi kewartawanan kita dapat ikut memberikan kontribusi bagi bangsa. Di sisi lain, sebagai kader bela negara, kita juga memiliki tanggung jawab membantu memperkuat kesadaran masyarakat tentang pentingnya persatuan dan keutuhan NKRI,” tegasnya.
Rizal juga menambahkan tentang TIGA KLASTER SENKOM MITRA POLRI:
1. Kamtibmas bermitra dan MoU dengan Polri dan BNN dalam Keamanan, ketertiban, informasi dan keselamatan lalu lintas serta untuk pencegahan penyalahgunaan narkotika.
2.Bencana & Pertolongan bermitra dan MoU dengan BNPB/BPBD & Basarnas dalam hal Mitigasi, penanganan bencana, SAR dan kemanusiaan.
3. Bela Negara bermitra dan MoU dengan TNI & Kementerian Pertahanan dalam bidang Bela negara, wawasan kebangsaan dan ketahanan masyarakat

Putra-Putri Minang dalam Pengabdian Nasional
Rizal menambahkan, semangat pengabdian dari Ranah Minang juga terus berlanjut dalam dunia pertahanan dan keamanan.
Salah satunya Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago, putra kelahiran Padang, yang pernah menduduki sejumlah jabatan strategis di lingkungan TNI, termasuk Pangkostrad, Wakasad dan Kasum TNI, hingga kemudian dipercaya menjadi Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Republik Indonesia.
Selain itu, hingga saat ini sangat banyak putra-putri terbaik berdarah Minang yang mengabdi sebagai pejabat negara, pejabat tinggi kementerian, lembaga, badan dan berbagai institusi lainnya, termasuk di lingkungan TNI Angkatan Darat, TNI Angkatan Laut, TNI Angkatan Udara maupun POLRI.
“Bagi kami, kebanggaan sebagai orang Minang tidak boleh berhenti pada identitas daerah. Kebanggaan itu harus bermuara kepada kebanggaan sebagai bagian dari bangsa Indonesia. Di mana pun putra-putri Minangkabau mengabdi, baik di TNI, POLRI, kementerian, lembaga negara maupun institusi lainnya, semuanya adalah bagian dari pengabdian untuk Merah Putih,” pungkas Rizal Malin Kayo.
Ia menegaskan, kunjungan SENKOM MITRA POLRI ke Koramil 04/Pedan menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus meneguhkan kemitraan dengan TNI dan Kementerian Pertahanan dalam semangat bela negara.
“Sebagai Putra Asli Minangkabau, saya ingin membawa semangat para pendahulu dari Ranah Minang dalam konteks kekinian. Kalau dahulu mereka berjuang mempertahankan kemerdekaan, maka tugas kita sekarang adalah mengisi kemerdekaan, menjaga persatuan dan memberikan kontribusi terbaik bagi NKRI,” tuturnya.
Kunjungan SENKOM MITRA POLRI ke Koramil 04/Pedan tersebut sekaligus menjadi bentuk penghormatan kepada TNI yang selama perjalanan bangsa menjadi salah satu unsur penting dalam menjaga kedaulatan negara dan mempertahankan keutuhan wilayah Indonesia.
Dari Ranah Minang, semangat perjuangan itu terus mengalir.
Dari Ranah Minang untuk TNI dan NKRI.
Dirgahayu TNI ke-81.
TNI Prima, Bersama Rakyat, Indonesia Maju!
Editor :JatengNews