Membanggakan, Amanda Maharani, Putri Ketua PKDP Solo Raya, Lulus Cumlaude Tercepat di UNS
JATENG NEWS | SURAKARTA, 31 Oktober 2026– Prestasi membanggakan kembali hadir dari dunia pendidikan. Amanda Maharani, A.Md.Keb., berhasil menorehkan capaian akademik gemilang setelah menyelesaikan pendidikan Diploma Tiga (D3) Kebidanan di Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta dengan predikat cumlaude sekaligus meraih kelulusan tercepat.
Amanda menuntaskan studinya dalam waktu 2 tahun 9 bulan. Pencapaian tersebut menjadi bukti kesungguhan, kedisiplinan, serta komitmennya dalam menempuh pendidikan tinggi, khususnya di bidang kesehatan dan pelayanan kebidanan.
Keberhasilan ini bukan sekadar pencapaian akademik, tetapi juga menjadi langkah awal untuk mengabdikan ilmu pengetahuan kepada masyarakat. Sebagai lulusan kebidanan, Amanda diharapkan mampu mengambil peran dalam meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan anak serta memberikan pelayanan kesehatan yang profesional dan humanis.
Kebahagiaan atas keberhasilan tersebut semakin terasa dengan kehadiran kedua orang tuanya yang mendampingi momen istimewa itu. Amanda merupakan putri dari Ganto Suaro, Ketua Perkumpulan Keluarga Daerah Piaman (PKDP) Solo Raya. Dukungan keluarga menjadi bagian penting dalam perjalanan pendidikan hingga berhasil meraih prestasi tersebut.
Di balik capaian akademik itu, terselip nilai-nilai budaya Minangkabau yang lekat dengan tradisi masyarakatnya, yakni pentingnya pendidikan, kerja keras, dan penghormatan kepada orang tua. Dalam falsafah Minangkabau dikenal ungkapan "Alam Takambang Jadi Guru", yang mengajarkan bahwa kehidupan merupakan ruang belajar tanpa batas.
Nilai tersebut sejalan dengan semangat generasi muda Minangkabau di perantauan untuk terus meningkatkan kualitas diri, menuntut ilmu, serta membangun masa depan melalui pendidikan.
Bagi keluarga dan masyarakat Minangkabau, keberhasilan seorang anak dalam pendidikan juga menjadi kebanggaan bersama. Tradisi merantau yang diwariskan secara turun-temurun tidak hanya mengajarkan kemandirian, tetapi juga mendorong generasi muda untuk kembali memberi manfaat bagi keluarga, masyarakat, dan bangsa.
Prestasi Amanda Maharani diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi muda, khususnya anak-anak Minangkabau di tanah rantau, agar tidak pernah berhenti belajar dan berani meraih cita-cita.
Sebagaimana pepatah Minang mengajarkan, "Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung." Ilmu yang diperoleh hendaknya menjadi bekal untuk berkarya, mengabdi, dan memberikan manfaat di mana pun berada. (Rizal PM)
Editor :JatengNews
Source : Jateng News







