Ziarah HUT ke-81 RI di TMP Kusuma Bhakti menjadi momentum warga Pucangsawit mengenang jasa pahlawan
Ziarah TMP Kusuma Bhakti, Pucangsawit Rawat Semangat Pahlawan
Lurah Pucangsawit Iwan Murtanto, ;Ziarah bukan sekadar ritual peringatan kemerdekaan, tetapi momentum menanamkan nilai perjuangan pahlawan kepada masyarakat dan generasi muda.
.
JATENGNEWS | SURAKARTA — Sore yang cerah di Kota Surakarta mendukung semangat warga Kelurahan Pucangsawit, Kecamatan Jebres, untuk mengenang jasa para pahlawan. Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, unsur pemerintahan, lembaga kelurahan, organisasi masyarakat, serta warga mengikuti upacara dan ziarah di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kusuma Bhakti Surakarta, Kamis (13/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 15.30 WIB tersebut menjadi ruang refleksi bersama bahwa kemerdekaan Indonesia lahir melalui perjuangan panjang yang mengorbankan tenaga, pikiran, bahkan jiwa para pahlawan.
Lurah Pucangsawit Iwan Murtanto, S.E., M.M., mengatakan ziarah tersebut digelar untuk mengingatkan masyarakat mengenai jasa dan perjuangan para pahlawan yang telah meletakkan dasar bagi kehidupan bangsa Indonesia saat ini.
Menurutnya, bentuk perjuangan memang mengalami perubahan. Jika dahulu para pejuang mempertahankan kemerdekaan dengan mengangkat senjata, generasi saat ini memiliki tanggung jawab meneruskan semangat perjuangan melalui pembangunan.
“Semangat perjuangan para pahlawan harus kita bawa untuk membangun negara dan bangsa, terutama untuk masyarakat Kelurahan Pucangsawit,” ujar Iwan.
Ia menegaskan, penghormatan terhadap pahlawan tidak cukup hanya dilakukan melalui seremoni tahunan. Nilai perjuangan harus diterjemahkan dalam kehidupan sehari-hari melalui kepedulian, kebersamaan, gotong royong, serta kontribusi nyata bagi lingkungan.
Kegiatan tersebut melibatkan berbagai unsur masyarakat Pucangsawit. Di antaranya PKK, pengurus RT dan RW, LPMK, Karang Taruna, unsur kelurahan, Banser, Senkom, sejumlah lembaga kemasyarakatan, serta Wanita Katolik.
Keterlibatan berbagai elemen tersebut menunjukkan bahwa semangat kebangsaan dapat menjadi titik temu di tengah keberagaman masyarakat. Ziarah juga menjadi sarana memperkuat kebersamaan sekaligus membangun kepedulian terhadap lingkungan sosial.
Iwan secara khusus berpesan kepada generasi muda agar tidak melupakan sejarah perjuangan bangsa. Menurutnya, memahami sejarah penting agar generasi penerus mengetahui bahwa kemerdekaan yang dinikmati saat ini tidak diperoleh secara cuma-cuma.
“Jangan melupakan sejarah perjuangan para pahlawan dan selalu menjaga semangatnya. Semangat itu kita gunakan untuk mengisi pembangunan di negara tercinta Indonesia,” pesannya.
Dalam kegiatan tersebut, Senkom Kecamatan Jebres turut hadir sebagai bagian dari unsur masyarakat yang mendukung kegiatan peringatan kemerdekaan di wilayah Pucangsawit. Kehadiran Senkom menjadi bagian dari semangat kolaborasi antara masyarakat, pemerintah kelurahan, dan berbagai unsur sosial dalam menjaga kebersamaan serta ketertiban lingkungan. Ketua Senkom Kecamatan Jebres Maryoto turut hadir bersama jajaran anggota. Keterlibatan tersebut menegaskan komitmen Senkom untuk terus bersinergi dengan pemerintah dan masyarakat dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan.
Ziarah di TMP Kusuma Bhakti akhirnya bukan sekadar menabur bunga di pusara para pejuang. Lebih jauh, kegiatan tersebut menjadi pengingat bahwa perjuangan belum selesai. Generasi sekarang memiliki medan perjuangan yang berbeda: menjaga persatuan, membangun lingkungan, meningkatkan kepedulian sosial, serta memberikan kontribusi positif bagi bangsa.
Dari Pucangsawit, pesan itu kembali ditegaskan: kemerdekaan harus dihormati dengan mengenang perjuangan, tetapi harus dimaknai dengan karya nyata. (Ghoni)
Editor :JatengNews
Source : Istimewa