Dalam Luka Sumatera Barat, IKM Surakarta Hadir Membawa Uluran Cinta
Pertemuan IKM SOLO Bahas Bencana Sumbar.
SIGAPNEWS.CO.ID | Surakarta — Duka mendalam akibat bencana banjir dan galodo yang melanda Sumatera Barat dan sekitarnya terus menggugah kepedulian para perantau Minang di berbagai daerah. Di Kota Surakarta, Ikatan Keluarga Minang IKM kembali menunjukkan kekompakan dan solidaritasnya dalam sebuah pertemuan rutin yang sarat empati, yang digelar di RM Embun Pagi Pajang, Kartasura.
Pertemuan ini dihadiri oleh Ketua DPD IKM Kota Surakarta, Yunaldi Efendi, para Pembina seperti Epi Rizandi, para Penasehat, jajaran Bundo Kanduang, serta segenap pengurus DPD IKM Kota Surakarta. Secara khusus, acara ini juga mendapatkan kehormatan dengan hadirnya Ketua Dewan Penasehat DPW IKM Jawa Tengah, H Abdul Kadir Uncu Kadir, yang turut memberikan arahan dan dukungan moral.
Dalam suasana penuh keakraban namun diselimuti keprihatinan mendalam, para peserta membahas program-program rutin IKM sekaligus memusatkan perhatian pada upaya penggalangan dana bagi korban bencana di Sumbar. Hingga hari ini, donasi yang terkumpul telah mencapai sekitar Rp 13 juta, sebagai wujud nyata kepedulian dan semangat gotong royong para perantau Minang di Solo Raya.
Saat diwawancarai Rizal Malin Kayo selaku awak media, Ketua DPD IKM Surakarta, Yunaldi Efendi, juga melaporkan bahwa pertemuan rutin ini memiliki sejumlah agenda penting, di antaranya:
1. Penanggulangan bencana di Ranah Minang yang direncanakan akan berjalan selama kurang lebih tiga bulan sebagai bentuk kontribusi berkelanjutan terhadap pemulihan pascabencana.
2. Rencana renovasi Gedung dan Masjid IKM Solo Raya untuk memperkuat fasilitas organisasi dalam menunjang kegiatan sosial dan kebersamaan.
3. Follow-up usulan Walikota Surakarta, Respati Ardi, terkait pengembangan Koridor Minang yang nantinya akan difasilitasi oleh Pemerintah Kota Surakarta sebagai ruang budaya sekaligus wadah pemberdayaan ekonomi perantau Minang di Solo.
“Kekompakan para perantau dalam berdonasi sangat kami apresiasi. Semoga bantuan ini dapat meringankan saudara-saudara kita di Sumatera Barat yang sedang menghadapi ujian berat,” ungkap Yunaldi.
Sepanjang acara, rasa simpati dan empati begitu terasa, mengukuhkan bahwa meski jauh dari kampung halaman, hati para perantau Minang tetap terpaut erat dengan tanah kelahiran. Melalui kebersamaan, kepedulian, dan kerja kolektif, IKM Surakarta berharap dapat menjadi bagian dari upaya mengembalikan harapan masyarakat yang terdampak bencana.
Semoga semangat kepedulian ini terus bergulir, sehingga bantuan dapat segera tersalurkan dan memberikan manfaat bagi saudara-saudara yang masih sangat membutuhkan uluran tangan. (Rizal Malin Kayo)
Editor :JatengNews
Source : Jateng News