Weda Hendragiri, Tokoh Pencak Silat Kabupaten Wonogiri Dapat Amanat Baru Jadi Pengurus Besar IPSI
WONOGIRI (10/7) - Perjalanan panjang Weda Hendragiri dalam membina pencak silat akhirnya mengantarkannya pada sebuah amanah di tingkat nasional. Tokoh pencak silat asal Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, itu dipercaya menjadi bagian dari Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI) Masa Bakti 2026–2030 sebagai pengurus Bidang Kemitraan Antar Lembaga.
Bagi masyarakat olahraga Wonogiri, kabar ini bukan sekadar tentang jabatan baru. Kepercayaan tersebut menjadi kebanggaan tersendiri karena Weda menjadi salah satu putra daerah yang memperoleh kesempatan untuk berkontribusi dalam kepengurusan induk organisasi pencak silat Indonesia.
Nama Weda Hendragiri bukanlah sosok asing di dunia pencak silat Wonogiri. Selama tiga periode memimpin IPSI Kabupaten Wonogiri, ia dikenal konsisten membangun organisasi, memperluas pembinaan atlet, serta mempererat hubungan antarpaguron. Di bawah kepemimpinannya, pembinaan pencak silat di Wonogiri terus berkembang dan melahirkan atlet-atlet yang mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional.
Pengabdian yang dijalani selama bertahun-tahun itu kini mendapat kepercayaan lebih besar. Di PB IPSI, Weda akan menjalankan tugas membangun kemitraan dengan berbagai lembaga sebagai bagian dari upaya memperkuat organisasi dan memperluas kolaborasi demi kemajuan pencak silat Indonesia.
Bagi Weda, amanah tersebut bukanlah tujuan akhir, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar.
"Saya bersyukur atas kepercayaan yang diberikan. Amanah ini bukan hanya untuk saya pribadi, tetapi juga untuk masyarakat olahraga Wonogiri, Jawa Tengah, serta keluarga besar PERSINAS ASAD. Semoga saya dapat menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pencak silat Indonesia," ujar Weda yang juga Sekum PB PERSINAS ASAD ini.
Ia menegaskan, pengalaman membina organisasi di tingkat kabupaten menjadi bekal berharga untuk memahami kebutuhan pembinaan di daerah. Menurutnya, kemajuan pencak silat nasional harus dibangun dari daerah-daerah yang memiliki semangat pembinaan yang kuat.
Kepercayaan kepada Weda juga menjadi cerminan bahwa dedikasi yang dilakukan secara konsisten akan selalu menemukan jalannya. Dari berbagai kegiatan pembinaan atlet, penyelenggaraan kejuaraan, hingga membangun komunikasi lintas perguruan, seluruh pengalaman tersebut menjadi modal untuk berkontribusi di tingkat nasional.
Masuknya Weda Hendragiri dalam kepengurusan PB IPSI diharapkan membawa manfaat tidak hanya bagi organisasi, tetapi juga bagi perkembangan pencak silat di Jawa Tengah, khususnya Kabupaten Wonogiri. Kehadirannya di tingkat pusat diharapkan mampu memperkuat sinergi antara daerah dan nasional, sekaligus membuka peluang yang lebih luas bagi atlet-atlet muda untuk berkembang.
Di balik amanah yang kini diembannya, Weda tetap memegang prinsip yang sama seperti ketika memulai pengabdian di daerah: pencak silat bukan hanya tentang meraih prestasi, tetapi juga membangun karakter, menjaga persaudaraan, dan melestarikan warisan budaya bangsa.
Dari Wonogiri, langkah pengabdian itu kini berlanjut ke tingkat nasional. Sebuah perjalanan yang menunjukkan bahwa kerja keras, konsistensi, dan pengabdian kepada organisasi dapat menjadi jembatan untuk memberi manfaat yang lebih luas bagi pencak silat Indonesia.(wed/hry)
Editor :JatengNews
Source : JatengNews