Merawat Persaudaraan di Rantau, Perantau Minang Berkumpul dalam Saiyo Sakato
Silaturrahim Saiyo Sakato Solo Raya di Janti 47 Klaten. Foto: Rizal
KLATEN – Suasana badunsanak mewarnai pertemuan keluarga besar Arisan Saiyo Sakato yang digelar di Pancingan 47, Janti, Klaten, Minggu (27/9/2026). Pertemuan tersebut menjadi ruang silaturahmi sekaligus pelepas rindu bagi para perantau Minang yang berada di wilayah Solo Raya.
Ketua PKDP Solo Raya, Ganto Suaro, mengatakan Arisan Saiyo Sakato memiliki cakupan Solo Raya karena anggotanya berasal dari sejumlah Korda yang berada di kabupaten dan kota se-Karisidenan Surakarta.
Menurutnya, keberadaan arisan bukan sekadar kegiatan berkumpul dan menabung secara bersama-sama, tetapi juga menjadi sarana menjaga hubungan kekeluargaan antarsesama perantau Minang di tanah rantau.

Pertemuan tersebut menghadirkan suasana khas Minang. Canda, cerita, dan komunikasi antarsesama perantau menjadi bagian dari upaya merawat hubungan badunsanak sekaligus menghadirkan kembali nuansa kampung halaman di tengah kehidupan perantauan.
Ketua Dewan Pembina PKDP Solo Raya, Letkol ADM Osvandry Chaniago, S.Pd., MM., dalam sambutannya menyampaikan bahwa arisan merupakan bentuk kebersamaan dalam menabung sekaligus menjadi wadah untuk memperkuat persaudaraan di bawah induk organisasi PKDP Solo Raya.
Ia juga mengajak seluruh perantau untuk terus merangkul saudara-saudara yang belum bergabung dalam organisasi maupun perkumpulan Minang.

“Ciri-ciri organisasi yang besar adalah tidak lepas dari riak-riak. Namun, di situlah letaknya perjuangan sebuah perkumpulan atau organisasi, bagaimana kita merangkul semuanya,” ujar Osvandry.
Ia menekankan bahwa perbedaan pilihan dalam berorganisasi hendaknya tidak menghilangkan hubungan persaudaraan. Menurutnya, ketika ada saudara yang belum bergabung atau memiliki pilihan berbeda, hubungan baik tetap perlu dijaga.
“Setidaknya kalaupun sudah kita rangkul tetapi mereka tidak mau bergabung di PKDP dan lain sebagainya, kita jangan sampai terkontaminasi. Bilamana mereka sakit, kita usahakan hadir menjenguk. Kalau mereka mengundang kita, ya kita usahakan hadir,” katanya.
Diketahui, Letkol ADM Osvandry, .SPd. MM, adalah mantan Dosen di Departemen TMI AAU dan kini menjabat sebagai Kepala Sekretariat Lanud Adi Soemarmo dan merangkap Jabatan sebagai Widyaiswara Pratama.
Dalam pertemuan tersebut turut hadir Penasehat PKDP Solo Raya Buyung Masar, Buyung Midun dan Edi Sabaco, Ketua PKDP Solo Raya Ganto Suaro, pengurus Ali Munar, serta sejumlah tokoh perantau Minang Solo Raya dan Mande Piaman.

Hadir pula Jurnalis Minang, Rizal Malin Kayo, yang berdomisili di Pedan, Klaten.
Pertemuan Arisan Saiyo Sakato menjadi salah satu ruang bagi para perantau untuk terus merawat tali silaturahmi, memperkuat kerukunan, dan menjaga nilai-nilai badunsanak. Di tanah rantau, kebersamaan tersebut menjadi cara untuk tetap menghidupkan rasa kampung halaman serta melepas rindu terhadap suasana Ranah Minang.
Semangat Saiyo Sakato diharapkan terus tumbuh sebagai kekuatan persaudaraan perantau Minang di Solo Raya, dengan tetap menjunjung kebersamaan, saling menghormati, dan hadir dalam suka maupun duka. (Rizal)
Editor :JatengNews
Source : Jateng News