Milad ke-10 IKM, Dua Perantau Minang Doakan Andre Rosiade Semakin Sukses Pimpin DPP IKM
Perantau Minang asal Bukittinggi, Rizal Putra Milda yang juga bergelar Rizal Malin Kayo, menyampaikan ucapan selamat Milad ke-10 kepada seluruh keluarga besar IKM di Indonesia maupun mancanegara.
JATENG NEWS | Jakarta (7/8) – Momentum Hari Jadi ke-10 Ikatan Keluarga Minang (IKM) yang diperingati pada 6 Agustus 2026 menjadi penguat semangat persaudaraan dan kebersamaan para perantau Minangkabau di berbagai daerah. Satu dekade perjalanan organisasi tersebut dinilai menjadi bukti bahwa IKM terus berkembang sebagai wadah pemersatu urang awak sekaligus berkontribusi bagi masyarakat dan bangsa.
Perantau Minang asal Bukittinggi, Rizal Putra Milda yang juga bergelar Rizal Malin Kayo, menyampaikan ucapan selamat Milad ke-10 kepada seluruh keluarga besar IKM di Indonesia maupun mancanegara. Menurutnya, usia satu dekade merupakan momentum penting untuk memperkuat sinergi antara ranah dan rantau dengan tetap menjunjung tinggi falsafah Minangkabau "Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah".
"Selamat Milad ke-10 Ikatan Keluarga Minang. Semoga IKM semakin kokoh menjadi rumah besar bagi urang awak, mempererat tali silaturahmi, menjaga adat dan budaya Minangkabau, serta terus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara," kata Rizal, Jumat.
Rizal juga menyampaikan harapannya kepada Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Keluarga Minang (DPP IKM) periode 2025–2030, Andre Rosiade. Ia optimistis kepemimpinan Andre mampu membawa organisasi semakin maju, modern, dan semakin dirasakan manfaatnya oleh para perantau Minang di seluruh Indonesia.
"Semoga Bapak Andre Rosiade senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, dan kemudahan dalam menakhodai DPP IKM. Kami yakin di bawah kepemimpinan beliau, IKM akan semakin solid, semakin maju, serta mampu memperkuat hubungan ranah dan rantau melalui berbagai program yang bermanfaat bagi masyarakat Minangkabau," ujarnya.
Senada dengan itu, perantau asal Kota Padang, Riko Kurniawan, berharap Milad ke-10 menjadi titik awal lahirnya berbagai inovasi organisasi dalam membangun persatuan dan memperkuat peran generasi muda Minangkabau.
"IKM bukan sekadar organisasi, tetapi keluarga besar yang menyatukan hati urang awak di mana pun berada. Semoga semangat kebersamaan ini terus terjaga dan menjadi kekuatan untuk membangun ranah serta memberikan kontribusi bagi Indonesia," kata Riko.
Menurut keduanya, perjalanan IKM selama sepuluh tahun telah menunjukkan bahwa semangat persaudaraan masyarakat Minangkabau tetap hidup di tengah para perantau. Nilai gotong royong, kepedulian sosial, serta budaya musyawarah menjadi modal penting untuk menghadapi berbagai tantangan di masa depan.
Memasuki usia satu dekade, IKM diharapkan terus memperkuat perannya sebagai organisasi yang mampu merawat identitas budaya Minangkabau, mempererat hubungan antara ranah dan rantau, serta menghadirkan berbagai program pemberdayaan bagi masyarakat.
"Bagi urang awak, sejauh apa pun merantau, kampung halaman tetap berada di hati. Semoga IKM terus menjadi jembatan pemersatu, menjaga tali silaturahmi, dan menghadirkan manfaat bagi generasi hari ini maupun yang akan datang," ujar Rizal Putra Milda dan Riko Kurniawan. (Rizal Putra Milda)
Editor :JatengNews
Source : Jateng News