Singgih Januratmoko: Pancasila Harus Dipraktikkan Bukan Sekadar Dihafalkan! Termasuk di Sukoharjo
Singgih Januratmoko, Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Fraksi Golkar
SIGAPNEWS.CO.ID | Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Singgih Januratmoko, menegaskan bahwa nilai-nilai Pancasila harus benar-benar dicontohkan dan dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama oleh generasi Z dan milenial, bukan hanya dipahami sebagai teori atau hafalan semata. Hal itu disampaikannya dalam kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI yang digelar pada di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, pada Selasa pagi (9/12/2025).
“Pelaksanaan nilai-nilai Pancasila membutuhkan teladan, bukan sekadar narasi. Untuk itu para pejabat publik, tokoh masyarakat, dan elite politik harus memberi contoh yang baik, terutama di media sosial dan media massa. Mereka menjadi panutan dan teladan dalam kehidupan generasi muda,” papar Singgih Januratmoko yang juga politisi Partai Golkar.
Dalam kegiatan yang diikuti oleh 200 peserta dari kalangan pelajar, mahasiswa, dan komunitas pemuda tersebut, Singgih menekankan pentingnya menjadikan Pancasila sebagai pedoman sikap dan perilaku nyata di tengah tantangan zaman digital.
“Bagi generasi Z dan milenial, Pancasila tidak cukup hanya diajarkan di ruang kelas atau dihafalkan bunyi silanya. Pancasila harus dicontohkan dan dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari cara berinteraksi di media sosial, bersikap toleran, hingga berpartisipasi aktif membangun lingkungan sekitar,” ujar Singgih.
Menurutnya, tantangan kebangsaan saat ini berbeda dengan masa lalu. Arus informasi yang begitu cepat, maraknya hoaks, ujaran kebencian, serta polarisasi di ruang digital menuntut generasi muda untuk memiliki fondasi nilai kebangsaan yang kuat.
Singgih menjelaskan, Empat Pilar Kebangsaan yang meliputi Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika harus dipahami secara kontekstual dan aplikatif. Ia mencontohkan, nilai gotong royong Pancasila dapat diwujudkan melalui kolaborasi kreatif anak muda, kepedulian sosial, hingga keterlibatan dalam kegiatan kemasyarakatan.
“Praktik Pancasila hari ini bisa diwujudkan dengan hal-hal sederhana, seperti menghargai perbedaan pendapat, tidak menyebarkan hoaks, aktif membantu sesama, serta menggunakan teknologi untuk hal-hal yang produktif dan bermanfaat,” tambahnya.
Ia juga mendorong generasi muda di Sukoharjo untuk tidak apatis terhadap persoalan bangsa dan negara. Menurutnya, peran aktif Gen Z dan milenial sangat menentukan arah masa depan Indonesia, “Indonesia ke depan ada di tangan kalian. Kalau Pancasila benar-benar hidup dalam tindakan sehari-hari generasi muda, maka persatuan dan keadilan sosial bukan sekadar slogan, tetapi menjadi realitas,” tegas Singgih.
Kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI ini berlangsung secara dialogis, dengan sesi tanya jawab dari para peserta. Melalui kegiatan ini, diharapkan generasi Z dan milenial semakin memahami, Pancasila adalah nilai hidup yang relevan dan mampu menjawab tantangan zaman, bukan sekadar teori di buku pelajaran.
Editor :JatengNews
Source : Jateng News