Dibalik Bencana, Singgih Januratmoko: Pancasila Mengajarkan Gotong Royong, Empati, dan Kepedulian
Singgih Januratmoko, Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Fraksi Golkar
SIGAPNEWS.CO.ID | SUKOHARJO - Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Singgih Januratmoko, menggelar sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di hadapan para guru pondok pesantren dan santri di Kabupaten Sukoharjo. Kegiatan ini mengangkat tema “Semangat Pancasila dalam Menghadapi Bencana dan Krisis Kemanusiaan” sebagai penguatan nilai kebangsaan dalam merespons berbagai situasi darurat yang kerap dihadapi bangsa Indonesia.
Dalam pemaparannya, Singgih menekankan bahwa Pancasila, UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika bukan hanya konsep normatif, melainkan pedoman nyata dalam membangun solidaritas sosial saat terjadi bencana alam maupun krisis kemanusiaan.
“Ketika bencana terjadi, sekat-sekat perbedaan harus runtuh. Semangat Pancasila mengajarkan gotong royong, empati, dan kepedulian terhadap sesama tanpa melihat latar belakang suku, agama, maupun golongan,” ujar Singgih di hadapan 200-an peserta sosialisasi Senin siang (15/12/2025).
Ia menilai, pesantren memiliki peran penting dalam membentuk karakter kemanusiaan dan kepekaan sosial santri. Tradisi kepedulian, khidmah kepada masyarakat, serta nilai tolong-menolong yang diajarkan di pesantren sejalan dengan sila-sila Pancasila.
“Guru pesantren dan santri bukan hanya agen pendidikan keagamaan, tetapi juga agen kemanusiaan. Dalam setiap bencana dan krisis, pesantren kerap hadir di garda terdepan membantu masyarakat,” lanjutnya.
Singgih juga mengingatkan bahwa penanganan bencana membutuhkan kolaborasi semua elemen bangsa, mulai dari pemerintah, lembaga keagamaan, relawan, hingga masyarakat. Empat Pilar Kebangsaan, menurutnya, menjadi perekat yang menyatukan langkah bersama dalam menghadapi situasi darurat.
Kegiatan sosialisasi berlangsung dengan dialog dan diskusi, di mana para peserta berbagi pengalaman terkait keterlibatan pesantren dalam aksi-aksi kemanusiaan. Melalui sosialisasi ini, diharapkan nilai-nilai Empat Pilar Kebangsaan semakin membumi dan menjadi landasan kuat dalam merespons bencana serta menjaga persatuan bangsa.
Editor :JatengNews
Source : Jateng News